Belakangan ini, kimpul sedang ramai diperbincangkan dan viral di media sosial. Umbi yang selama ini cukup dikenal sebagai bahan pangan tradisional ini mulai menarik perhatian karena dapat diolah menjadi berbagai makanan, mulai dari camilan sederhana hingga hidangan yang lebih kekinian.
Kimpul termasuk kelompok umbi-umbian yang mudah ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Bentuk dan tampilannya memang sekilas mirip dengan talas, sehingga tidak sedikit orang yang masih menganggap keduanya sama. Padahal, keduanya memiliki beberapa perbedaan, baik dari karakteristik, tekstur, maupun penggunaannya.
Apa Itu Kimpul ?
Kimpul adalah tanaman umbi-umbian yang termasuk dalam genus Xanthosoma. Bagian yang paling banyak dimanfaatkan adalah umbinya karena dapat menjadi sumber karbohidrat dan diolah menjadi berbagai jenis makanan.
Memiliki bentuk umbi yang cenderung bulat hingga lonjong dengan kulit berwarna cokelat. Bagian dalamnya berwarna putih hingga krem dan memiliki tekstur yang cukup padat. Setelah proses memasak dengan cara yang tepat, tekstur yang lembut dan rasa yang cenderung gurih serta sedikit khas umbi.
Karakteristik Kimpul
Kimpul memiliki beberapa karakteristik yang membuatnya mudah dikenali. Umbinya memiliki kulit berwarna cokelat dan daging berwarna putih atau krem. Ukurannya dapat berbeda-beda tergantung varietas dan kondisi pertumbuhannya.
Dari segi tekstur, daging yang cukup padat ketika masih mentah. Setelah direbus, dikukus, atau dimasak, teksturnya menjadi lebih empuk sehingga cocok digunakan sebagai bahan berbagai olahan makanan. Kandungan patinya dapat memberikan rasa mengenyangkan. Namun, tidak sebaiknya dikonsumsi dalam kondisi mentah. Pengolahan dengan pemanasan diperlukan untuk membuatnya lebih aman dan nyaman dikonsumsi.
Baca juga : Resep kue klepon lembut, cuma 5 bahan!
Kenapa Kimpul Bisa Diolah Menjadi Makanan?
Pengolahannnya menjadi makanan karena bagian umbinya mengandung pati yang dapat memberikan tekstur dan rasa mengenyangkan. Saat dimasak, pati mengalami perubahan sehingga teksturnya menjadi lebih lunak dan mudah dikonsumsi. Pengolahannya pun cukup beragam, seperti direbus, dikukus, digoreng, atau dijadikan bahan dasar makanan tertentu.
Selain karena merupakan pangan lokal yang mulai kembali dikenal, nama “kimpul” yang terdengar unik dan tidak terlalu familiar bagi sebagian orang juga menjadi salah satu daya tariknya. Nama yang tidak biasa membuat orang penasaran dan tertarik mencari tahu seperti apa bentuk, rasa, serta cara mengolahnya.
Baca juga : Resep Kue Kering Simple Tanpa Oven!
Perbedaan Kimpul dan Talas
Kimpul dan talas memang terlihat mirip karena sama-sama termasuk kelompok tanaman talas-talasan. Namun, keduanya bukan tanaman yang sama. Secara umum, kimpul berasal dari genus Xanthosoma, sedangkan talas berasal dari genus Colocasia. Bentuk daun dan karakteristik umbinya juga dapat berbeda.
Dari segi penggunaan, keduanya sama-sama dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan setelah melalui proses pengolahan yang tepat. Namun, rasa, tekstur, ukuran, dan karakteristik setiap jenis dapat berbeda tergantung varietasnya.
Baca juga : 17 Rekomendasi hadiah 17 Agustus yang unik!
Berbagai Olahan Kimpul Unik
1. Kimpul Brulee
Kimpul Brule merupakan kreasi dessert yang memadukan tekstur lembut umbi dengan lapisan gula karamel di bagian atasnya. Bagian dalamnya dibuat lembut dan creamy, sementara permukaan gula dibakar hingga menghasilkan lapisan tipis yang renyah dan memberikan sensasi crack saat disantap.
Perpaduan rasa manis karamel dengan cita rasa khas umbi membuat Kimpul Brule menjadi salah satu olahan yang menarik dan berbeda. Hidangan ini juga menunjukkan bagaimana bahan pangan lokal dapat dikembangkan menjadi dessert modern dengan tampilan yang lebih elegan dan menggugah selera.
3. Kimpul Cheese Ball
Kimpul Cheese Ball merupakan camilan berbentuk bola yang dibuat dari umbi yang telah dihaluskan dan dipadukan dengan keju. Setelah dibentuk, adonan dapat digoreng hingga bagian luarnya renyah, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan gurih.
Perpaduan tekstur lembut dengan rasa keju membuat camilan ini cocok untuk dinikmati sebagai teman bersantai. Bentuknya yang kecil dan praktis juga membuatnya menarik untuk dijadikan ide camilan kekinian.
4. Kimkuro
Kimkuro merupakan salah satu kreasi makanan berbahan umbi yang dibuat dengan konsep lebih modern. Nama dan tampilannya yang unik menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi yang ingin mencoba olahan pangan lokal dalam bentuk berbeda.
Dengan pengembangan dari segi bahan, rasa, dan penyajian, olahan ini menunjukkan bahwa bahan pangan tradisional dapat dikreasikan menjadi makanan yang lebih kekinian dan menarik untuk berbagai kalangan.
5. Kimpul Cheewy Cookie
Kimpul Cheewy Cookie adalah kreasi cookies yang memanfaatkan umbi sebagai salah satu bahan campuran. Bahan tersebut diolah hingga lembut, kemudian dipadukan dengan adonan cookies untuk menghasilkan tekstur yang khas.
Sesuai namanya, cookies ini memiliki karakter chewy dengan rasa yang dapat dikembangkan sesuai selera. Perpaduan konsep cookies modern dan bahan pangan lokal membuatnya menjadi salah satu contoh inovasi camilan yang unik dan menarik.
Baca juga : 20 Makanan Tradisional Modifikasi, Inovasi Makanan Unik!
Viralnya kembali kimpul menunjukkan bahwa bahan pangan lokal sebenarnya memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi makanan yang lebih modern. Dengan kreativitas dalam pengolahan dan penyajian, tidak hanya dapat dinikmati sebagai umbi rebus atau kukus, tetapi juga dikembangkan menjadi camilan dan berbagai produk makanan bernilai jual.
Mengenal kembali bahan pangan lokal seperti kimpul juga dapat menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan keberagaman pangan Indonesia. Dari umbi sederhana, bisa lahir berbagai olahan yang menarik, lezat, dan memiliki potensi untuk dikembangkan.
Baca juga :
