Site icon Hi-Cook Official

6 Bagian Daging Sapi yang Empuk!

Memilih bagian daging sapi yang tepat sangat memengaruhi hasil masakan. Setiap bagian sapi memiliki tekstur, kadar lemak, dan karakter rasa yang berbeda. Ada bagian yang terkenal sangat lembut untuk steak, ada juga yang lebih cocok untuk sate, rendang, hingga BBQ. Memahami bagian daging sapi yang empuk bisa membantu hasil masakan jadi lebih maksimal, terutama saat memilih daging untuk acara bakar-bakar atau olahan Idul Adha. Artikel ini akan membahas beberapa bagian daging sapi yang empuk, supaya kamu bisa memilih daging sesuai dengan jenis masakanmu, simak sampai akhir ya !

Baca juga : 10 Olahan Menu Daging Sapi Kurban!

6 Bagian Daging Sapi yang Paling Empuk, Sesuaikan dengan Jenis Masakanmu!

Berikut beberapa bagian daging sapi mulai dari yang paling empuk beserta karakteristik dan penggunaannya:

1. Tenderloin (Has Dalam)

Tenderloin dikenal sebagai bagian daging sapi paling empuk karena berada di area dalam punggung sapi yang jarang digunakan untuk bergerak. Teksturnya sangat lembut, minim serat, dan hampir tidak memiliki lemak. Karakter daging ini lebih halus dengan rasa yang clean dan tidak terlalu berat.

Tenderloin sering digunakan untuk steak premium, teppanyaki, hingga sate kelas restoran. Bagian daging ini juga cepat matang sehingga tidak perlu dimasak terlalu lama agar teksturnya tetap juicy.

2. Rib Eye (Iga)

Rib eye berasal dari bagian dekat tulang rusuk sapi. Bagian ini terkenal karena memiliki marbling atau lemak di sela-sela daging yang cukup banyak. Lemak tersebut membuat rib eye terasa lebih juicy, gurih, dan kaya rasa saat dimasak. Teksturnya tetap empuk tetapi memiliki sensasi lebih “rich” dibanding tenderloin.

Rib eye paling sering digunakan untuk steak, BBQ, grill, dan yakiniku karena aroma dagingnya lebih kuat saat dipanggang. Semakin bagus marbling pada rib eye, biasanya rasa daging juga semakin nikmat.

Baca juga : Cara menyalakan arang mudah dan cepat untuk BBQ!

3. Sirloin (Has Luar)

Sirloin berasal dari bagian punggung atas belakang sapi. Teksturnya empuk tetapi masih memiliki sedikit serat dengan lapisan lemak tipis di bagian pinggir. Dibandingkan dengan tenderloin, sirloin memiliki rasa beef yang lebih terasa sehingga banyak orang menyukainya untuk olahan bakar-bakaran.

Bagian ini cocok digunakan untuk steak, sate, rice bowl beef, hingga BBQ. Sirloin juga menjadi salah satu pilihan favorit untuk sate karena teksturnya tetap lembut saat dibakar tetapi harganya lebih terjangkau dibanding tenderloin.

4. Short Plate

Short plate berada di bagian bawah tulang rusuk sapi. Potongan ini memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi sehingga terasa juicy dan gurih. Teksturnya lembut, terutama jika diiris tipis. Saat dipanggang, lemaknya akan meleleh dan menghasilkan aroma smoky yang khas.

Short plate sering digunakan untuk yakiniku, Korean BBQ, shabu-shabu, dan beef slice. Oleh karena lemaknya cukup banyak, bagian ini sangat cocok untuk acara grill atau bakar-bakaran.

Baca juga : Cara menghilangkan bau prengus daging sapi pakai rempah!

5. Flank

Flank berasal dari bagian perut samping sapi. Teksturnya lebih padat dengan serat yang cukup terlihat, tetapi tetap bisa terasa empuk jika dipotong melawan arah serat. Bagian ini memiliki rasa daging yang cukup kuat dengan kandungan lemak yang lebih sedikit dibanding rib eye atau short plate.

Flank sering digunakan untuk stir fry, BBQ, sliced beef, hingga fajita. Walaupun tidak selembut tenderloin, flank tetap banyak digunakan karena rasa beef-nya lebih terasa.

Baca juga : Resep Olahan Daging Sapi Sedap, Bebas Bau Prengus!

6. Rump

Rump berasal dari paha atas belakang sapi. Teksturnya cukup empuk dengan rasa daging yang kuat dan harga yang lebih ekonomis. Bagian ini cocok untuk masakan berbumbu karena mampu menyerap bumbu dengan baik.

Rump sering dipakai untuk sate, rendang, semur, dan steak ekonomis. Harganya lebih terjangkau namun tetap lembut, rump menjadi salah satu bagian favorit untuk usaha kuliner sate.

Baca juga : Alat Bakar Sate arang, cocok buat pesta BBQ!


Memilih bagian daging sapi yang empuk bisa membuat hasil masakan jadi lebih maksimal, mulai dari steak, sate, hingga BBQ. Tenderloin cocok untuk tekstur super lembut, sementara rib eye dan short plate terkenal juicy dan gurih untuk bakar-bakaran. Agar proses memasak lebih praktis dan hasil bakaran makin nikmat, portable BBQ grill dan briket arang dari Hi-Cook bisa jadi pilihan untuk menemani momen kumpul dan BBQ di rumah.

Exit mobile version