0 produk di keranjang belanja Anda

No products in the cart.

10 Jenis Tahu dan Teknik Mengolahnya!

Summary

  • Setiap jenis tahu memiliki karakteristik yang berbeda, mulai dari tekstur yang lembut, padat, hingga bagian dalam yang berongga.
  • Tahu Inul Putih, tahu Cina atau jumbo, tahu kuning atau takwa, dan tahu Bandung memiliki tekstur yang cukup kokoh sehingga cocok untuk berbagai olahan, seperti digoreng, ditumis, hingga dimasak dengan bumbu.
  • Bagi yang menyukai tekstur lebih lembut, tahu sutera, tofu, dan tahu susu dapat menjadi pilihan untuk hidangan berkuah, saus, kukusan, maupun gorengan.
  • Tahu pong dan tahu goreng segitiga cocok diolah menjadi camilan atau gorengan karena dapat menghasilkan tekstur luar yang lebih renyah.
  • Setiap jenis tahu juga membutuhkan cara pengolahan yang berbeda agar tekstur dan cita rasanya tetap terjaga.
  • Dengan mengenali karakteristik masing-masing, Anda bisa memilih jenis tahu yang paling sesuai dengan masakan yang ingin dibuat, baik untuk lauk sehari-hari, camilan, maupun hidangan berkuah.

10 Jenis Tahu, Karakteristik dan Jenis Masakannya

Tahu merupakan salah satu bahan makanan yang mudah ditemukan dalam berbagai masakan Indonesia. Meski sama-sama dibuat dari kedelai, setiap jenis tahu memiliki jenis tahu yang berbeda, mulai dari tekstur, rasa, bentuk, dan karakteristik yang berbeda. Ada yang padat dan cocok digoreng, ada pula yang lembut sehingga lebih nikmat dimasak dengan kuah.

Perbedaan tersebut membuat setiap jenis tahu memiliki penggunaan yang khas. Berikut beberapa jenis tahu yang populer beserta ciri-ciri, cara mengolah, dan inspirasi hidangannya.

1. Tahu Inul Putih atau Tahu Jambi

jenis tahu putih

Tahu Inul Putih dikenal dengan bentuknya yang memanjang dan berwarna putih. Di beberapa daerah, tahu ini juga disebut tahu Jambi. Teksturnya cenderung lembut dengan bagian dalam yang cukup berongga, sehingga bumbu dapat lebih mudah meresap ketika dimasak.

Tahu ini umumnya dijual dalam kondisi segar dan dapat langsung diolah dengan cara digoreng. Setelah digoreng, bagian luarnya menjadi lebih kering sementara bagian dalamnya tetap lembut.

Cara mengolah:

  • Digoreng hingga kecokelatan
  • Dipotong dan dimasak bersama tumisan
  • Dimasukkan ke dalam masakan berkuah
  • Dibumbui lalu dipanggang atau dibakar

Cocok diolah menjadi: tahu goreng, tahu cabe garam, tahu balado, tumis tahu, hingga tahu kuah.

Baca juga : Cara menyimpan tahu tetap segar dan tak berjamur! 

2. Tahu Goreng Segitiga

tahu goreng segitiga

Sesuai namanya, tahu ini memiliki bentuk segitiga, biasanya diperoleh dengan memotong tahu kotak secara diagonal. Bentuknya sederhana, tetapi justru membuat tahu lebih menarik untuk dijadikan lauk maupun camilan.

Tahu segitiga memiliki permukaan yang cukup luas sehingga bagian luarnya dapat menjadi garing ketika digoreng. Bagian dalamnya tetap terasa lembut dan gurih.

Cara mengolah:

  • Digoreng langsung
  • Dibumbui sebelum digoreng
  • Diisi dengan sayuran atau adonan
  • Dimasak kembali dengan bumbu pedas atau manis

Cocok diolah menjadi: tahu isi, tahu crispy, tahu cabe garam, tahu balado, dan berbagai gorengan.

Baca juga : Jenis-jenis rempah dan fungsinya dalam masakan! 

3. Tahu Sutera

jenis tahu sutera

Kalau Anda menyukai tahu dengan tekstur yang sangat lembut, tahu sutera bisa menjadi pilihan. Jenis tahu ini memiliki tekstur halus, lembut, dan mudah hancur sehingga perlu ditangani dengan hati-hati saat memasak.

Karakter tersebut membuat tahu sutera lebih cocok untuk hidangan yang tidak membutuhkan proses penggorengan lama atau pengadukan berlebihan.

Cara mengolah:

  • Dikukus
  • Dimasak dengan kuah
  • Ditumis secara perlahan
  • Digoreng dengan hati-hati

Tahu sutera sering digunakan dalam sup, mapo tofu, tofu saus tiram, tofu telur, dan hidangan ala Chinese food.

4. Egg Tofu

jenis tahu tofu

Tofu sering digunakan sebagai istilah untuk tahu dengan tekstur yang lembut dan bentuk yang biasanya silinder. Salah satu yang populer di Indonesia adalah egg tofu, yang memiliki bahan dasar kedelai dengan tambahan telur.

Teksturnya sangat lembut dan halus, sehingga mudah hancur jika dipotong atau dimasak terlalu kasar. Namun, setelah digoreng, bagian luarnya dapat menjadi lebih kokoh dengan bagian dalam yang tetap lembut.

Cara mengolah:

  • Dipotong lalu digoreng
  • Dimasak dengan saus
  • Ditumis
  • Dikukus
  • Dicampurkan ke dalam sup

Tofu cocok dibuat menjadi tofu saus tiram, tofu telur, tofu crispy, sup tofu, dan berbagai menu tumisan.

Baca juga : Resep Kreasi Olahan Tahu dan Tempe! 

5. Tahu Pong

tahu pong

Tahu pong memiliki ciri khas berupa bagian dalam yang berongga atau cenderung kosong. Karena itulah tahu ini terasa ringan setelah digoreng dan bagian kulit luarnya dapat menjadi renyah.

Salah satu yang paling dikenal adalah tahu pong dari Semarang. Tahu ini sering disantap sebagai camilan dengan sambal atau saus pendamping.

Cara mengolah:
Tahu biasanya digoreng hingga bagian luarnya kering dan renyah. Setelah matang, tahu dapat disajikan langsung atau dipadukan dengan bumbu.

Jenis olahan: tahu pong goreng, tahu gejrot, tahu crispy, tahu isi, atau camilan dengan sambal petis.

6. Tahu Cina atau Tahu Jumbo

tahu cina

Memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan tahu putih biasa, tahu Cina atau tahu jumbo sering dipilih ketika membutuhkan tahu dalam jumlah besar untuk satu masakan. Bentuknya umumnya persegi dengan tekstur yang cukup padat dan warna putih.

Ukurannya membuat tahu ini praktis untuk dipotong menjadi beberapa bagian sesuai kebutuhan. Rasanya yang relatif netral juga membuatnya mudah dipadukan dengan berbagai bumbu.

Cara mengolah:

  • Digoreng
  • Ditumis
  • Dibacem
  • Dimasak dengan kuah
  • Dipanggang atau dibakar

Jenis tahu ini dapat digunakan untuk tahu bacem, tahu goreng, semur tahu, tumis tahu, sup, maupun berbagai hidangan berbumbu.

7. Tahu Kuning atau Tahu Takwa

jenis tahu kuning

Tahu kuning atau tahu takwa sangat identik dengan Kediri, Jawa Timur. Warna kuning pada tahu ini menjadi ciri yang paling mudah dikenali. Teksturnya cenderung lebih padat sehingga tidak mudah hancur ketika dipotong atau dimasak.

Selain digoreng, tahu kuning juga nikmat ketika dimasak dengan bumbu yang kuat. Teksturnya yang padat membuat tahu mampu mempertahankan bentuknya selama proses memasak.

Cara mengolah:

  • Digoreng
  • Dibacem
  • Ditumis
  • Dimasak dengan santan
  • Dimasukkan ke dalam sayur atau sup

Tahu takwa dapat menjadi bahan tahu goreng, tahu bacem, lodeh, semur, oseng tahu, hingga lauk pendamping nasi.

Baca juga : 7 Jenis-jenis tepung dan fungsinya dalam memasak! 

8. Tahu Susu

Tahu susu memiliki tekstur yang menjadi daya tarik utamanya: lembut, padat, dan gurih. Salah satu yang terkenal adalah tahu susu Lembang. Nama “susu” merujuk pada karakteristik dan proses pembuatannya yang menghasilkan tekstur lembut dan rasa gurih.

Tahu ini sering dinikmati sebagai camilan karena rasanya sudah lezat meskipun hanya digoreng. Bagian luarnya dapat dibuat garing, sementara bagian dalamnya tetap lembut.

Cara mengolah:

  • Digoreng
  • Diberi bumbu sebelum digoreng
  • Dipanggang
  • Dijadikan camilan dengan sambal atau saus

Tahu susu paling umum disajikan sebagai tahu goreng, tahu crispy, tahu cabe garam, atau camilan dengan sambal pendamping.

Baca juga : Ide Jajanan Malam Hari Favorit, Bisa Jadi Ide Jualan! 

9. Tahu Bandung

Tahu Bandung merupakan tahu putih yang cukup dikenal dalam olahan masakan sehari-hari. Bentuknya umumnya kotak dengan warna putih dan tekstur yang lembut, tetapi tetap cukup padat sehingga tidak mudah hancur saat dipotong atau dimasak.

Rasanya cenderung gurih ringan dan tidak terlalu kuat, sehingga tahu Bandung mudah dipadukan dengan berbagai macam bumbu. Tahu ini juga cukup fleksibel untuk diolah menjadi masakan rumahan maupun camilan.

Cara mengolah:

  • Digoreng hingga bagian luarnya kecokelatan dan lebih renyah.
  • Ditumis bersama sayuran, cabai, atau bumbu sederhana.
  • Dimasak dengan kuah seperti sayur tahu atau sup.
  • Dikukus bersama bumbu untuk menghasilkan hidangan yang lebih lembut.
  • Dibacem dengan gula merah dan bumbu rempah agar rasanya lebih manis dan gurih.
  • Diolah menjadi tahu isi dengan tambahan sayuran atau bahan isian lainnya.
  • Dimasak menjadi tahu balado atau tahu kecap untuk menu pendamping nasi.

Dengan teksturnya yang lembut dan rasa yang cenderung netral, tahu Bandung cocok untuk berbagai hidangan, mulai dari lauk sederhana hingga camilan.

10. Tahu Sumedang

Tahu Sumedang merupakan tahu khas daerah Sumedang, Jawa Barat, yang dikenal dengan ukurannya yang relatif kecil dan teksturnya yang khas. Saat masih mentah, tahu ini memiliki tekstur lembut dengan bagian dalam yang cenderung berongga. Setelah digoreng, bagian luarnya menjadi renyah sementara bagian dalamnya tetap lembut dan berongga.

Cara mengolah:

  • Digoreng hingga renyah dan disajikan sebagai camilan.
  • Diisi dengan cabai atau bahan isian lainnya.
  • Disajikan bersama sambal atau saus.
  • Dipadukan dengan sayuran dan bumbu sebagai lauk.

Tahu Sumedang paling umum dinikmati sebagai tahu goreng, sehingga karakter tekstur dan rasa gurihnya tetap terasa.

Baca juga : Resep Tahu Sosis Telur Wortel, Cemilan Sehat untuk Anak! 

FAQ

1. Jenis tahu mana yang banyak disukai?

Beberapa di antaranya adalah tahu Inul putih atau tahu Jambi, tahu Bandung, serta tahu Cina atau tahu jumbo. Tahu ini cocok diolah menjadi tahu goreng, tahu isi, tahu bacem, tahu balado, tumis tahu, sayur tahu, hingga tahu crispy.

2. Tahu apa yang memiliki tekstur paling lembut?

Tahu sutera dan tofu umumnya memiliki tekstur yang lebih lembut dibandingkan jenis tahu yang lebih padat. Keduanya cocok digunakan untuk hidangan berkuah, dikukus, atau disajikan dengan saus.

2. Apa jenis tahu yang cocok untuk digoreng?

Hampir semua jenis tahu dapat digoreng, tetapi tahu pong, tahu goreng segitiga, tahu putih, dan tahu Bandung cocok untuk menghasilkan tekstur yang lebih renyah di bagian luar.

3. Apa perbedaan tahu sutera dan tofu?

Tahu sutera dan tofu sama-sama memiliki tekstur lembut, tetapi istilah dan jenisnya dapat berbeda tergantung produk atau daerah. Secara umum, keduanya lebih cocok untuk hidangan yang membutuhkan tekstur lembut dan tidak terlalu banyak proses pengolahan kasar.

4. Bagaimana cara menyimpan tahu agar tetap segar?

Tahu sebaiknya disimpan di dalam kulkas dalam wadah tertutup dan terendam air bersih. Air dapat diganti secara berkala agar tahu tetap segar. Sebaiknya tahu segera dimasak dan tidak disimpan terlalu lama.

Baca juga : Ide Jajanan Malam Hari Favorit untuk Ide Jualan! 

Kreasikan Jenis Tahu Menjadi Olahan Lezat dengan Peralatan Masak Hi-Cook

peralatan dapur Hi-Cook

Itulah Beragam Jenis Tahu yang perlu kamu ketahui. Tahu di rumah jangan cuma digoreng! Yuk, kreasikan jadi berbagai olahan lezat dengan peralatan masak Hi-Cook, seperti kompor listrik, kompor induksi, gas portable, kompor portable, torch, dan lainnya. Selain peralatan masak, Hi-Cook juga punya berbagai peralatan dapur seperti termos, pompa galon, dan tumbler untuk melengkapi kebutuhan di dapur dan sehari-hari.

Tulis Komentar

× Hubungi Kami