No products in the cart.
Resep Selai Kulit Pisang Simple Rumahan!
Biasanya setelah makan pisang, kulitnya langsung dibuang begitu saja. Padahal, siapa sangka kalau kulit pisang bisa diolah menjadi selai manis yang lezat dan bergizi. Inovasi ini bukan hanya membantu mengurangi limbah rumah tangga, tetapi juga menjadi cara kreatif untuk memanfaatkan bahan yang sering terbuang percuma. Kulit pisang masih terdapat kandungan gizi yang baik untuk kesehatan, serta kandungan pektinnya yang masih tinggi sehingga cocok untuk tekstur selai. Pembuatannya juga cukup mudah dengan peralatan dapur yang sederhana kamu bisa mengubahnya menjadi selai rumahan yang teksturnya lembut dan rasanya tidak kalah dengan selai buah lainnya.
Baca juga : Resep Kue Sagu Keju Lumer, Dijamin Berhasil!
Mengapa Kulit Pisang Bisa Dibuat Selai?
Kulit pisang mengandung pektin, yaitu serat alami larut air yang berfungsi sebagai pengental alami dalam pembuatan selai. Penelitian Khamsucharit et al. 2018, mendapati kandungan pektin dari kulit pisang termasuk jenis pektin metoksil tinggi (high methoxyl pectin) dengan derajat esterifikasi sekitar 63–72%. Selain itu, kulit pisang juga mengandung vitamin C, vitamin B6, kalium (potassium), magnesium, dan sejumlah kecil protein serta lemak sehat (Hussein et al.2013). Kandungan ini membuatnya bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan mendukung fungsi jantung. Dengan gizi tersebut tak heran jika banyak orang mulai memanfaatkan kulit pisang sebagai bahan olahan makanan rumahan seperti selai, tepung, hingga camilan sehat.
Baca juga : Resep Ayam Gulai Sederhana!
Resep Selai Pisang Sederhana Rumahan
Bahan-bahan
Bahan dalam pembuatannya sangat sederhana, meliputi:
- Kulit pisang kepok
- 4 sdm gula pasir
- Sedikit air perasan lemon
Cara Pembuatan Selai Kulit Pisang Kepok
- Pembersihan kulit pisang menggunakan air bersih

2. Perebusan kulit pisang selama 25 menit menggunakan Hi-Cook Kompor Induksi IC-01

3. Ambil bagian dalam kulit pisang, kerok menggunakan pisau

4. Haluskan menggunakan Chopper

5. Masukkan kulit pisang, gula pasir dan air perasan lemon

6. Masak dengan api sedang, lalu aduk terus sampai tekstur mengental

7. Matikan api jika tekstur sudah mengental
8. Selai pisang sudah siap dinikmati

9. Oleskan selai pada roti tawar, selamat mencoba:)

Baca juga : 7 Menu Food Preparation Seminggu yang Hemat!
Jenis Kulit Pisang yang Cocok untuk Dibuat Selai
Tidak semua jenis kulit pisang cocok dijadikan selai. Gunakan kulit dari pisang yang matang sempurna (berwarna kuning kecokelatan, namun belum terlalu lembek).
Hindari kulit pisang yang masih hijau karena rasanya sepat, dan yang terlalu hitam karena mudah hancur saat dimasak. Berikut beberapa jenis yang paling direkomendasikan:
- Pisang Kepok
Kulitnya tebal dan tidak mudah hancur saat dimasak, menghasilkan tekstur selai yang lembut dan stabil. - Pisang Raja
Memiliki aroma wangi alami dan rasa manis yang pas, cocok untuk selai tanpa tambahan gula berlebih. - Pisang Ambon
Kulitnya tipis tetapi mengandung cukup banyak pektin, sehingga selai cepat mengental dan warnanya lebih cerah. - Pisang Tanduk
Memberikan rasa sedikit gurih dan tekstur halus, cocok untuk campuran roti atau topping makanan penutup.
Baca juga : Resep Pie Susu Oven Ala Rumahan, Pasti berhasil!
Cara Penyimpanan Selai Kulit Pisang
Setelah pemasakannya selesai, penyimpanannya sangat penting agar rasa, tekstur, dan nutrisinya tetap terjaga. Oleh karena bahan dasarnya yang alami dan tanpa pengawet, membuat selai kulit pisang perlu penyimpanan yang tepat. Berikut langkah-langkah penyimpanan yang disarankan:
- Gunakan wadah kaca steril untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri.
- Isi selai saat masih hangat, lalu segera tutup rapat agar udara tidak masuk.
- Simpan di lemari pendingin (chiller) agar tahan lebih lama, bisa mencapai 2–3 minggu.
- Jika ingin menyimpannya lebih dari sebulan, bekukan di freezer agar bisa tahan berbulan-bulan.
- Teksturnya mungkin sedikit berubah, tetapi rasa dan aromanya tetap terjaga.
- Hindari mengambil selai dengan sendok basah atau tangan langsung karena bisa memicu jamur lebih cepat.
Baca juga: Resep Lumpia Ayam Wortel, Mudah dan Enak!
Daftar Pustaka
Hossain, M. F., Islam, M. A., & Islam, M. N. (2013). Utilization of banana (Musa sapientum) wastes in the production of bio-products: A review. Food Chemistry, 140(1–2), 365–370.
Khamsucharit, P., Laohaphatanalert, K., Gavinlertvatana, P., Sriroth, K., & Sangseethong, K. (2018). Characterization of pectin extracted from banana peels of different varieties. Food Science and Biotechnology, 27(3), 623–629. https://doi.org/10.1007/s10068-017-0282-9










