Site icon Hi-Cook Official

Jangan Keliru! Ini Perbedaan Bakery dan Pastry

perbedaan bakery dan pastry

Bakery dan pastry sering disamakan karena sama-sama dipanggang dan banyak dijumpai di toko roti atau kafe. Padahal, keduanya memiliki perbedaan yang cukup jelas, mulai dari jenis produk, bahan yang digunakan, hingga teknik pembuatannya. Memahami perbedaan ini akan sangat membantu dalam menentukan menu yang akan dibuat di rumah serta cara memanggang yang tepat agar hasilnya lebih enak dan matang sempurna, untuk belajar kuliner, memasak di rumah, maupun merencanakan usaha. Artikel ini akan membahas lengkap perbedaan bakery dan pastry mulai dari jenis produk, bahan, teknik pembuatan, dan jenis oven yang cocok, simak penjelasannya ya!

Baca juga : 21 Istilah Baking yang Perlu Kamu Tahu! 

Perbedaan Bakery dan Pastry, Kenali Lebih Dalam!

Berikut penjabaran perbedaan bakery dan pastry secara detail :

1. Jenis Produk

Bakery mengacu pada produk roti dan kue yang teksturnya cenderung lembut dan mengembang. Contohnya roti tawar, roti manis, bolu, dan cake yang sering dikonsumsi sehari-hari.

Pastry lebih dikenal dengan olahan berlapis dan bertekstur renyah. Beberapa contohnya adalah puff pastry, croissant, pie, dan danish pastry yang biasanya disajikan sebagai camilan atau hidangan spesial.

Baca juga : 5 Bahan Pengganti Baking Powder, Pasti Berhasil! 

2. Bahan yang Digunakan

Pada produk bakery, bahan utama penggunaanya adalah tepung, ragi, gula, telur, serta air atau susu. Ragi berperan penting untuk membuat adonan mengembang dan menghasilkan tekstur empuk.

Sementara itu, pastry menggunakan mentega atau margarin dalam jumlah lebih banyak. Lemak inilah yang membentuk lapisan-lapisan pada pastry dan menghasilkan tekstur renyah saat dipanggang.

Baca juga : Awas tertukar! Ini dia perbedaan SP dan TBM untuk Baking!

3. Teknik Pembuatan

Proses pembuatan bakery umumnya melibatkan pengulenan adonan dan waktu fermentasi hingga adonan mengembang sempurna. Teknik ini relatif lebih sederhana dan cocok untuk pemula.

Berbeda dengan itu, pastry membutuhkan teknik pelipatan adonan yang berulang dan ketelitian tinggi. Proses ini bertujuan untuk membentuk lapisan adonan dan lemak agar hasil akhirnya renyah dan berlapis.

Baca juga : Au Bain Marie, Teknik Memasak Penting di Dunia Baking! 

4. Kebutuhan Oven

Produk bakery membutuhkan panas oven yang stabil agar adonan bisa mengembang dengan baik. Jenis ini masih cukup fleksibel dan bisa menggunakan oven rumahan.

Sedangkan pastry sangat bergantung pada suhu oven yang konsisten dan merata. Perubahan suhu yang terlalu drastis bisa membuat pastry tidak mengembang atau kehilangan tekstur renyahnya.

Baca juga : Tips Memilih Oven yang Bagus untuk Pemula! 

5. Tujuan dan Penggunaan

Bakery umumnya ditujukan untuk konsumsi harian dan memiliki pasar yang luas. Karena prosesnya lebih sederhana, bakery juga sering dijadikan pilihan untuk usaha rumahan.

Pastry lebih identik dengan produk premium dan memiliki nilai jual lebih tinggi. Biasanya penyajian pastry terdapat di kafe, bakery khusus, atau sebagai menu andalan untuk pesanan tertentu.


Baca juga : Apa itu emulsifier untuk pembuatan kue ?

Itulah perbedaan bakery dan pastry yang dapat dilihat dari jenis produk, bahan, teknik pembuatan, hingga kebutuhan oven. Dengan mengetahui perbedaan tersebut, kamu dapat lebih mudah menentukan jenis olahan yang ingin dibuat, menyesuaikan cara memanggangnya, serta memilih peralatan dapur yang tepat agar hasilnya maksimal. Semoga bermanfaat ya!

Resep Baking :

Exit mobile version